once upon a time at mount bromo
hohoho, seperti biasa dah lama bgt baru bisa di posting, harap maklum..
ini foto campuran, bukan gw aja yang moto, bisa dari kamera gw, arip, diyana, joejoe, yupee, oke atau miftah, kami semua memang fotografer handal hehehehe
perjalanan yang menyenangkan yang mengakibatkan penyakit "pengen jalan2" yang sangat akut, setelah perjalanan ke bromo kemaren, diikuti perjalanan2 selanjutnya, bogor, taman mini, nantinya akan ke pulau pramuka (lagi!!) trus kayana mo lanjut ke padang, ntah lah, liat kondisi dompet, hiks.. :(
thanks ya guys.. akhirnya bisa juga gw nyampe bromo *hugs hugs*
23.29 | Label: bromo, review, seneng2, travel | 28 Comments
The Maling of Kolor
| Rating: | ★★★ |
| Category: | Books |
| Genre: | Literature & Fiction |
| Author: | Roy Saputra |
Tak disangka, sang pemilik blog sekarang menelurkan sebuah novel komedi yang judulnya The Maling of Kolor, sempet panik apakah pemakaian kata "guah" kembali hadir dalam bukunya? Thanks God, yang ada cuma kata "sayah" kalo yang ini mah sayah juga sering pake, hehhe. So.. here's the review :
Berawal dari keinginan untuk memiliki sang pria seutuhnya untuk diri sendiri, seorang wanita berusaha melakukan segala cara untuk mendapatkan cinta sang pria. Maka dari itu dia membutuhkan bantuan dari orang lain untuk mewujudkan cita-cita mulianya itu *heh?? Mulia??*
Bang Yanto, copet pasar propesonal, punya anak buah berbau ketek namanya Cuplis. Kebetulan dia yang kejatuhan rejeki “membantu” si wanita untuk mewujudkan cita2nya. Maka dari itu mulailah project bang Yanto, yaitu menjadi “maling kolor”. Seperti layaknya suatu proyek besar, harus ada perencanaan yang matang. Naaah... buku ini sedikit banyak menceritakan ttg perencanaan bang Yanto untuk melaksanakan proyek besarnya itu. Bersama Cuplis, dan Ujang yang merupakan “kolor idol” (saya ngarang hehehe), bang Yanto bahu membahu untuk melaksanakan proyek besarnya itu. Kalo ada yang sedang kesusahan memikirkan bagaimana caranya untuk mencuri sebuah kolor, maka buku ini sangat saya sarankan.
Sekarang pendapat saya. Sebagai sebuah buku komedi, buku ini lucunya agak2 nanggung, saya malah ketawa ngakak kalo baca footnotenya, aneh kan? Hehehe, tapi yang pintar, buku ini menggunakan kata2 yang cukup canggih untuk sebuah buku komedi, contohnya? Ga tau, pas dicari lagi ga ketemu kata2 canggihnya hohoho, tapi bener looh, bagus Roy. Ketika menyinggung sebuah produk untuk ngurusin perut ama negakin punggun, sayang ngakak bgt, teringat pengalaman pribadi, kacrut bgt dah.
Ending dari cerita ini, KRIMINAL BGT, hahahaha ga nyangka bgt !!!!
Jangan berenti nulis ya Roy.
Mo beli? silahken looh..
21.17 | Label: buku, review | 15 Comments
Review : Travelers' Tale, Belok kanan : Barcelona
Title : Travelers’ Tale, Belok Kanan : Barcelona!
Auhor(s) : Adhitya Mulya, Alaya Setya, Imam Hidayat, Ninit Yunita
Salah satu novel paling favorit gw, TOP bgt ni buku! (ingat!!! Kembali ke selera masing2 yah :p). Buku ini ditulis oleh empat orang, mungkin hampir sama kaya kegiatan yang lagi di lakukan oleh mbak Zeventina dkk dengan cerita “Harmonikaku” yang sudah sampai jilid ke 11.
Selain ceritanya yang bagus, kemasan bukunya juga bagus, setiap awal bab, kertasnya bukan kertas biasa, tapi make kertas yang buat majalah2 itu loh, glosy atau apalah namanya, gw juga ga ngerti. Ditambah foto2 yang membuat kita bisa sekalian ngebayangin lagi di toko buku Barnes & Noble di Kansas City atau ngopi di starbuck di Barcelona (jauh2 amat yak minum kopi di Barcelona).
Oh iya, jangan lupa sama tips-tips yang sangat berguna yang ada di buku ini, contoh (Menuju Timur, hal 120) :
Food & Medicals
Salah satu permata dari travel adalah petualangan kuliner dimana ktia mencoba banyak makanan. Jauh dari negeri sendiri jangan sampai menyulitkan diri sendiri.
....
....
Tubuh juga belum tentu mampu menerima semua yang masuk. Selalu sedia obat :
- Obat pelancar pencernaan. Berguna juka anda kesulitan untuk pergi ke belakang.
- Obat penangguh pencernaan. Berguna jika anda terlalu sering pergi ke belakang
- Obat tidur. Berguna mengatasi jetlag
- Obat alergi. Jika anda memiliki alergi
Selama ini gw cuma bawa antimo doang, itu juga jarang2 cuma kalo lagi inget aja, dan minyak kayu putih . Banyak lagi tips yang bisa dicontek kalo kita mo traveling, apalagi buat yang awam kaya gw.
Quote-quote dari orang terkenal juga banyak menghiasi buku ini, makin mempercantik kemasannya.
“A thousand mile journey begins with the first step” –Lao Tzu
“Traveling – it leaves you speechless, then turns you into a storyteller” – Ibn Battuta
“A traveler without observation is like a bird without wings” – Moslih Eddin Saad
Buku ini bukan bercerita ttg bagaimana caranya traveling dengan baik dan benar, buku ini bukan tentang tempat-tempat kunjungan wisata, buku ini tentang persahabatan, pengorbanan dan rasa cinta.
Buku ini membuat gw semakin pengen jalan-jalan, huhuhu
Gw belom nemu buku lain yang seindah buku ini.
20.37 | Label: buku, nonton, review | 22 Comments
Review buku Babi Ngesot, Datang tak diundang, Pulang tak berkutang
Sebenernya ini review, tapi males nulis di box review, kaga bisa digaya2in :p
Judul : Babi Ngesot, Datang tak diundang, Pulang tak berkutang
Author : Raditya Dika aka Dika aka Dikung aka Kambing aka Dick aka Radit aka Mutun
Buku ke empat dari si pengarang mabok. Masih lucu, masih jayus, masih dodol dan makin kreatip. Menurut gw kehebatan si Dikung ini adalah bisa membuat suatu kejadian tidak penting, biasa maupun yang mengerikan menjadi (jayus) lucu. Ini petikan dari salah satu bab yang ada di buku babi ngesot (Ingatlah ini sebelum meminta dipijit, hal 27-28)
“Udah siap, Bang?” tanya Ingga
“SIAPPPP!”
“Satu....”
Gue melemaskan punggung. Yang gue tahu : punggung diinjek-injek adalah salah satu hal yang paling memanjakan di hidup ini. (SETUJUUU..!! red). Yang gue gak tau : berat badan Ingga seberat sapi Australia hamil.
“Dua... HIAATT!!!” Ingga menghujamkan kakinya dengan kejam.
“OEEEEEEKKKKKKK!” Gue mejret.
.......
.......
“Hah! Hah! Hah!”
“Oek! Oek! OEEKK!!!”
Ingga, Abang dosa apa? ABANG DOSA APA SAMA KAMUUU? Dunia berputar-putar. Ingatan-ingatan masa kecil berulang di kepala gue. Gue melihat cahaya di langit-langit.
“Bang? Abang gak papa” tanya Ingga sambil terus menginjak-injak punggung gw.
“Kayaknya,” jawab gw, “Paru-paru Abang geser ke selangkangan”
Gimana? Lucu ga? Hehehe, kaga yah?? Kembali lagi ke selera masing2 sih. Agun, Oke, Nefran dan Vita ga ada yang suka sama buku2 si Dikung ini, waktu gw bawa ni buku ke P. Pramuka, yang ada gw di-ceng-in terus karena demen ama si Dikung. Tapi fansnya si Dikung lebih banyak, buktinya setiap buku keluaran dia PASTI bestseller, yeaaah penggemarnya memang kebanyakan anak kuliahan ato SMU gitu deh ( Cih... gw ketuaan bgt yah?)
Dibuku ini bab yang paling gw suka adalah Merinding Disko, soalnya beberapa alinea terakhir dari bab ini gw banget :p (Merinding Disko, hal 182)
Di hari keberangkatan ke Australia, sebelum pergi ke airport, gue pamit. (ups.. si Dikung lagi pamit ama hantu. red)
Pintu kamar gw buka, dengan kepala menjolor ke dalem, gue berkata kecil, “Hei, makasih untuk semua kejutannya. Gue pergi dulu ya. Kapan-kapan kita ketemu lagi.”
Dan pintu kamar, gue tutup rapat-rapat.
.....
Hohoho, gw memang mempunyai kecenderungan untuk “pamitan” sama kamar gw dan sama seluruh “isinya” setiap gw mo pergi jauh untuk beberapa hari.
Tapi gw masih lebih suka sama buku pertama dia, KambingJantan, masih alami, kaya ditulis tanpa beban sama sekali, blom dibuat-buat (menjadi) lucu kaya buku2 selanjutnya.
oOo
23.52 | Label: books, review | 30 Comments
indonesian idol ???
Sungguh aneh Indonesian Idol tahun ini (eehmm... yang dulu2 juga aneh sih). Kemaren malem ga sengaja nonton Indonesian Idol, kalo ga salah lagi babak eliminasi untuk memperoleh 24 peserta. Menurut saya, itu model ospek model baru, si peserta di buat mentalnya down, terpuruk abis, kalo bisa dia sampe nangis dan hal itu malah bikin para juri bersemangat untuk mencela mereka.
"Saya kecewa sama kamu, malah kecewa bgt!'
"Kamu cemen bgt sih, cemen!!! kamu tuh laki2, masa laki2 nangis"
"Percuma aja kamu ada disini"
"Ga' guna"
Dan berbagai macam cacian yang lain. Ya sudah toh, kalo dia bagus ya bagus, bilang aja kamu lolos atau tidak dengan se-minimal mungkin ceramah ga penting seperti itu. Juri Anang, sok yang kebagusan aja suaranya, sok kejam, mo ngikutin simon cowell kali, sok2 jahat. Pokoknya ga pantes bgt deh, norak abis!!!
Untuk suara para pesertanya, ga tau yah, kayana biasa2 aja yah, ga tau deh kalo yang itu, blom liat mereka nyanyi sih. Hmm.. ngikutin Indonesian Idol ga yah?? ilfil nih, nonton apa dong? Sinetron?? haaaah... malasss!!!
Terlalu di dramatisir... emangnya knapa kalo ga lolos indonesian idol, halaaaah.....
19.03 | Label: daily, gapenting, review | 33 Comments
Pages
Mengenai Saya
Followers
- 40daysineurope
- aila
- airport
- artis
- ayah
- bandung
- banjir
- belanja
- bestfriend
- books
- bromo
- buku
- cchoirconcert
- cerita
- concert
- cooking
- daily
- danautoba
- deg2an
- dimsum
- doktergigi
- drugs
- dufan
- event
- film
- gajelas
- games
- gapenting
- gempor2
- genduts
- greenpeace
- hantu
- harrypotter
- hujan
- invitation
- iseng
- jakarta
- jamiroquai
- javajazz
- joget2
- jogja
- kaget
- kangmaul
- kartikasari
- keluarga
- kopdar
- kopi
- kotatua
- lampung
- lebaran
- liburan
- lyrics
- maninjau
- masalalu
- medan
- meeting
- monas
- motorilang
- mpasi
- mppayah
- museum
- mypets
- ngidam
- ngoceh
- night
- nonton
- nyanyi2
- pakharto
- panictheoffice
- pelabuhanratu
- photo2
- politik
- pos
- pulangbasamo
- pulaupramuka
- ragunan
- resep
- review
- rumahomar
- sakithati
- sampah
- sebel
- seneng2
- solo
- sunset
- surabaya
- teh
- tokobaju
- training
- travel
- ujunggenteng
- ujungkulon
- wedding
- wisuda
- work
- yellow