jika opini tidak diterima...
"Perang" melawan politikus itu sama aja bunuh diri bagi orang2 yang tidak menguasai tehnik berpolitik, tul?? nah itu yang terjadi pada diri gw beberapa hari ini. Di milis kampus angkatan gw, tiba2 ada joke ttg kenaikan BBM, dan seorang teman gw yang terkenal sbg aktivis di kampus, yang suka teriak2 ga jelas *baca : demo*, membalas email tersebut dengan tulisan :
Kenaikan BBM merupakan tindakan konyol pemerintah yang tidah mampu
menjalankan kinerja secara benar ... konsekuensi pemerintah yang
hanya bisa menindas rakyat kecil ketika harga minyak dunia naik
padahal hasil sumber daya alam kita sangat berlebih untuk rakyat
kita sendiri ... solusi yang seharusnya dilakukan pemerintah adalah
pembatasan pemakaian BBM sebagai tindakan penghematan RAKYAT
INDONESIA ... PEMERINTAH HARUS BERANI MENGAMBIL SIKAP YANG BENAR DAN
TEPAT !!! REVOLUSI DAMAI SEBAGAI PEMBELAJARAN KEPADA PEMERINTAHAN
SBY-JK YANG SANGAT BODOH .
LELUCON YANG SANGAT MENYEDIHKAN UNTUK RAKYAT INDONESIA KALAUPUN
ITUPUN TERJADI SBY - JK ADALAH DEVIL UNTUK REPUBLIK INDONESIA .
REVOLUTION UNTIL DIE ...
Yang gw garis bawahi adalah tulisan SBY-JK YANG SANGAT BODOH, gw kembali tergelitik. Waktu di kampus, gw adalah seorang yang sangat-sangat-sangat- antipati sama organisasi politik di kampus gw, KAMTRI, mereka berselisih paham dengan HMI, katanya si nggak, tapi sih yang gw tau mereka bertolak belakang gitu. Tapi gw ga berani bersuara, karena kalo gw ketauan menentang mereka, gw pasti di pojokkan oleh mereka, bisa2 gw dimatiin, hei guys.. ini serius!!! Gw tergelitik dan mulai menulis tulisan bodoh sebagai balasan email itu.
Wooow... dampaknya luar biasa teman2, seperti yang gw duga, gw pasti diserang oleh mereka. Dan akhirnya gw duduk sebagai tersangka dengan tuduhan menyebarkan topik yang tidak asik, dimaki2 semua orang dan harus mau dibilang BERFIKIRAN NEGATIF, BODOH, TIDAK SENSITIF, TIDAK BERTANGGUNG JAWAB dan DISURUH KELUAR DARI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA karena gw pro dengan kenaikan BBM *siapa bilang???* padahal inti dari imel gw cuma nanya siapa yang pinter? dan bagaimana solusi yang benar?
Kalo misalnya gw masi kuliah dan berbicara spt itu, gw pasti ditarik ke markas mereka, dan mulai di interograsi sama Bang Jim dedengkot mereka yang lebih milih istirahat di mobil sambil minum teh botol disaat "anak buah"nya yang lain lagi demo di depan istana negara.
Kapokkah gw?? antara iya dan nggak, yang pasti gw cuma bisa bilang kalo gw makin benci sama hal2 yang berbau politik, sayangnya kita tidak bisa hidup tanpa politik.
13.02 | Label: ngoceh, politik, sakithati, sebel | 24 Comments
The Penderwicks
| Rating: | ★★★★ |
| Category: | Books |
| Genre: | Literature & Fiction |
| Author: | Jeanne Birdsall |
A Summer Tale of Four Sisters, Two Rabbits, and a Very Interesting Boy
Ada label “Novel Anak-anak” dibelakang buku ini, bukan berarti seorang dewasa ga boleh baca buku ini kan *pembelaan diri :p *
Seperti kebiasaan anak2 di luar negeri, keempat kakak beradik Penderwicks, Rosalind, Skye, Jane dan Batty, melakukan liburan musim panas di luar kota. Kali ini mereka pergi ke Arundel, Berkshire Mountain, karena rumah musim panas yang biasa mereka sewa di Cape Cod dijual pemiliknya. Pada awalnya mereka kecewa karena mengira bahwa liburan ini akan membosankan, tapi semua itu tidak mereka dapatkan begitu mereka sampai di Arundel Cottage dan bertemu dengan Jeffrey, anak pemilik rumah. Mereka mengalami petualangan yang menyenangkan selama mereka berada di taman Arundel yang indah dan luas, juga ketika bermain di loteng yang penuh barang antik (seperti menemukan harta karun), dan berteman dengan koki yang masakannya enak2. Tapi semua kesenangan itu terhenti ketika sudah saatnya mereka harus bertemu dengan ibu Jeffrey, Mrs. Tifton. Apa yang terjadi ? Baca aja.. bagus kok, bacaan yang super ringan hehehe
Sekarang giliran gw, gw pengen bgt ada di Arundel Cottage itu, sebagai orang yang jarang2 liat halaman luas penuh bunga, vila mungil yang cantik, penuh tanaman rambat yang berwarna-warni, danau cantik penuh kodok dan bunga lili, tukang kebun yang ganteng (hihih.. sindrome Desperate Housewife) dalam satu tempat, gw pengen bgt bisa liburan kesana. Jeanne Birdsall berhasil menggambarkan setting tempat dengan begitu indah, sampai gw iri setengah mati, kapan jakarta bisa begitu (mimpi aja terus!!!).
Oh iya, buku ini menang penghargaan “National Book Award for Young People’s Literature”. Jadi yakin bagus deh.
“Buku yang indah dan lucu, dengan tokoh-tokoh yang akan disayangi para pembaca” –School Library Journal-
kalo gw sudah mulai menyayangi tokoh Jeffrey yang sopan.
09.44 | Label: buku | 18 Comments
no thomas cup for us
yak... tim thomas indonesia dipastikan tidak lanjut ke final...
21.08 | Label: event | 17 Comments
Hari Buku Nasional
Hihihi.. gw baru tau kalo hari ini adalah hari buku nasional , kalo tadi ga di cegat ama rombongan "pembagi2 sticker" di bunderan HI, gw ga bakalan ngeh kalo hari ini adalah hari buku nasional.
Selamat hari buku, semoga harga buku tidak makin mahal
Keep reading...
09.06 | Label: buku, event | 26 Comments
bergejolak
Huaaah.. payah deh
Udah tau kafein itu berdampak buruk bagi tubuh sendiri, tapi kayana ga bisa lepas dari yang namanya kopi dan teh manis panas setiap harinya.
Apalagi hari ini adalah hari bergejolak sedunia, alias lagi dapet alias lagi M, dimana hormon gw sedang tidak bekerjasama dengan baik dengan otak gw, bentar2 bete, bentar2 mo tidur, bentar2 mo marah padahal yang dikerjain emang udah tugas sehari2.
Ditengah kesedihan yang melanda (yang diakibatkan oleh oknum bernama hormon) gw membuat teh manis panas.
Dan hasilnya, badan gw kaya meriang gini, merinding kaya orang lagi senang bukan kepalang (padahal tadinya lagi sedih)
Huhuhu... ga enak bgt, antara mo nangis dan ketawa nih
12.09 | Label: daily, deg2an, kopi, teh | 35 Comments
jaman dulu kala
Tadi sempet ketemu sama temen2 SMA gw, dan sebagian besar bertanya dengan keheranan yang sangat :
"Kok elo sekarang jadi pendiem sih mpo?"
Oi.. masa sih??
"Dulu elo kan kaya mercon"
Ngg..
"Sekarang kaya mercon basah"
Ups...
Tapi setelah dipikir2, kayana iya juga deh, :((
Ini poto2 waktu jaman SMA, hihihi, gw kurus yak, hahahaha, hiks
21.45 | Label: gajelas, masalalu | 11 Comments
Film Kala
Pagi ini baca di edisi mingu Bisnis Indonesia (Topik, hal 5), temanya adalah "Memuaskan dahaga spiritual penonton" dengan bahasan film Ayat-ayat Cinta dan Film Kun Fa Yakun. Gw bukan mau membahas film AAC (dimana sekarang ini gw sedang berada di titik puncak kebosanan akan film ini) yang membuat gw tertarik adalah wawancara dengan produser Manoj Dhamoo Punjabi.
Meskipun gagal dengan film perdana bertajuk Kala (2007) garapan sutradara Joko Anwar, rumah produksi MD Entertaiment (Pictures), bukan berarti kapok berproduksi.
...
...
"Film Kala cocok bagi para kritisi dan sineas, tetapi kalau buat jualan rasanya nggak pas. Jadi wajar jeblok di pasar. Saya belajar dari sana, kalo bikin film harus komersial." kata Manoj kepada Bisnis.
"Saya nggak ingin rugi lagi. Secara jujur saya katakan, di balik bisnis yang harus didapat, saya juga harus mencari kepuasan batin."
Udah ada yang pernah nonton film Kala nggak? Film yang menurut produsernya membuat dia rugi itu, gw udah, dan mengutip dari perkataan Manoj, gw mengklaim diri gw sebagai seorang kritisi atau sineas, hahaha. Gw suka bgt sama Film Kala!!!! Film horor yang di gabung ama sejarah (fiktif) indonesia, unik bgt!
Emang apa yang kurang dari film ini sih? dibanding film horor yang lain? Tapi kalo ga salah film ini juga menang dibeberapa festival film kan? kenapa si Manoj bilang dia rugi yah? Perhitungannya gimana sih?
10.08 | Label: ngoceh, nonton | 5 Comments
Review : Travelers' Tale, Belok kanan : Barcelona
Title : Travelers’ Tale, Belok Kanan : Barcelona!
Auhor(s) : Adhitya Mulya, Alaya Setya, Imam Hidayat, Ninit Yunita
Salah satu novel paling favorit gw, TOP bgt ni buku! (ingat!!! Kembali ke selera masing2 yah :p). Buku ini ditulis oleh empat orang, mungkin hampir sama kaya kegiatan yang lagi di lakukan oleh mbak Zeventina dkk dengan cerita “Harmonikaku” yang sudah sampai jilid ke 11.
Selain ceritanya yang bagus, kemasan bukunya juga bagus, setiap awal bab, kertasnya bukan kertas biasa, tapi make kertas yang buat majalah2 itu loh, glosy atau apalah namanya, gw juga ga ngerti. Ditambah foto2 yang membuat kita bisa sekalian ngebayangin lagi di toko buku Barnes & Noble di Kansas City atau ngopi di starbuck di Barcelona (jauh2 amat yak minum kopi di Barcelona).
Oh iya, jangan lupa sama tips-tips yang sangat berguna yang ada di buku ini, contoh (Menuju Timur, hal 120) :
Food & Medicals
Salah satu permata dari travel adalah petualangan kuliner dimana ktia mencoba banyak makanan. Jauh dari negeri sendiri jangan sampai menyulitkan diri sendiri.
....
....
Tubuh juga belum tentu mampu menerima semua yang masuk. Selalu sedia obat :
- Obat pelancar pencernaan. Berguna juka anda kesulitan untuk pergi ke belakang.
- Obat penangguh pencernaan. Berguna jika anda terlalu sering pergi ke belakang
- Obat tidur. Berguna mengatasi jetlag
- Obat alergi. Jika anda memiliki alergi
Selama ini gw cuma bawa antimo doang, itu juga jarang2 cuma kalo lagi inget aja, dan minyak kayu putih . Banyak lagi tips yang bisa dicontek kalo kita mo traveling, apalagi buat yang awam kaya gw.
Quote-quote dari orang terkenal juga banyak menghiasi buku ini, makin mempercantik kemasannya.
“A thousand mile journey begins with the first step” –Lao Tzu
“Traveling – it leaves you speechless, then turns you into a storyteller” – Ibn Battuta
“A traveler without observation is like a bird without wings” – Moslih Eddin Saad
Buku ini bukan bercerita ttg bagaimana caranya traveling dengan baik dan benar, buku ini bukan tentang tempat-tempat kunjungan wisata, buku ini tentang persahabatan, pengorbanan dan rasa cinta.
Buku ini membuat gw semakin pengen jalan-jalan, huhuhu
Gw belom nemu buku lain yang seindah buku ini.
20.37 | Label: buku, nonton, review | 22 Comments
Review buku Babi Ngesot, Datang tak diundang, Pulang tak berkutang
Sebenernya ini review, tapi males nulis di box review, kaga bisa digaya2in :p
Judul : Babi Ngesot, Datang tak diundang, Pulang tak berkutang
Author : Raditya Dika aka Dika aka Dikung aka Kambing aka Dick aka Radit aka Mutun
Buku ke empat dari si pengarang mabok. Masih lucu, masih jayus, masih dodol dan makin kreatip. Menurut gw kehebatan si Dikung ini adalah bisa membuat suatu kejadian tidak penting, biasa maupun yang mengerikan menjadi (jayus) lucu. Ini petikan dari salah satu bab yang ada di buku babi ngesot (Ingatlah ini sebelum meminta dipijit, hal 27-28)
“Udah siap, Bang?” tanya Ingga
“SIAPPPP!”
“Satu....”
Gue melemaskan punggung. Yang gue tahu : punggung diinjek-injek adalah salah satu hal yang paling memanjakan di hidup ini. (SETUJUUU..!! red). Yang gue gak tau : berat badan Ingga seberat sapi Australia hamil.
“Dua... HIAATT!!!” Ingga menghujamkan kakinya dengan kejam.
“OEEEEEEKKKKKKK!” Gue mejret.
.......
.......
“Hah! Hah! Hah!”
“Oek! Oek! OEEKK!!!”
Ingga, Abang dosa apa? ABANG DOSA APA SAMA KAMUUU? Dunia berputar-putar. Ingatan-ingatan masa kecil berulang di kepala gue. Gue melihat cahaya di langit-langit.
“Bang? Abang gak papa” tanya Ingga sambil terus menginjak-injak punggung gw.
“Kayaknya,” jawab gw, “Paru-paru Abang geser ke selangkangan”
Gimana? Lucu ga? Hehehe, kaga yah?? Kembali lagi ke selera masing2 sih. Agun, Oke, Nefran dan Vita ga ada yang suka sama buku2 si Dikung ini, waktu gw bawa ni buku ke P. Pramuka, yang ada gw di-ceng-in terus karena demen ama si Dikung. Tapi fansnya si Dikung lebih banyak, buktinya setiap buku keluaran dia PASTI bestseller, yeaaah penggemarnya memang kebanyakan anak kuliahan ato SMU gitu deh ( Cih... gw ketuaan bgt yah?)
Dibuku ini bab yang paling gw suka adalah Merinding Disko, soalnya beberapa alinea terakhir dari bab ini gw banget :p (Merinding Disko, hal 182)
Di hari keberangkatan ke Australia, sebelum pergi ke airport, gue pamit. (ups.. si Dikung lagi pamit ama hantu. red)
Pintu kamar gw buka, dengan kepala menjolor ke dalem, gue berkata kecil, “Hei, makasih untuk semua kejutannya. Gue pergi dulu ya. Kapan-kapan kita ketemu lagi.”
Dan pintu kamar, gue tutup rapat-rapat.
.....
Hohoho, gw memang mempunyai kecenderungan untuk “pamitan” sama kamar gw dan sama seluruh “isinya” setiap gw mo pergi jauh untuk beberapa hari.
Tapi gw masih lebih suka sama buku pertama dia, KambingJantan, masih alami, kaya ditulis tanpa beban sama sekali, blom dibuat-buat (menjadi) lucu kaya buku2 selanjutnya.
oOo
23.52 | Label: books, review | 30 Comments
waiting for monday
hohoho.. abis jalan2..
tinggal nunggu hari senin, dapet SP apa nggak!!
mengerikan deh pokoknya :(
dan hasilnya...
payah..
17.49 | Label: deg2an, travel | 28 Comments
Pages
Mengenai Saya
Followers
- 40daysineurope
- aila
- airport
- artis
- ayah
- bandung
- banjir
- belanja
- bestfriend
- books
- bromo
- buku
- cchoirconcert
- cerita
- concert
- cooking
- daily
- danautoba
- deg2an
- dimsum
- doktergigi
- drugs
- dufan
- event
- film
- gajelas
- games
- gapenting
- gempor2
- genduts
- greenpeace
- hantu
- harrypotter
- hujan
- invitation
- iseng
- jakarta
- jamiroquai
- javajazz
- joget2
- jogja
- kaget
- kangmaul
- kartikasari
- keluarga
- kopdar
- kopi
- kotatua
- lampung
- lebaran
- liburan
- lyrics
- maninjau
- masalalu
- medan
- meeting
- monas
- motorilang
- mpasi
- mppayah
- museum
- mypets
- ngidam
- ngoceh
- night
- nonton
- nyanyi2
- pakharto
- panictheoffice
- pelabuhanratu
- photo2
- politik
- pos
- pulangbasamo
- pulaupramuka
- ragunan
- resep
- review
- rumahomar
- sakithati
- sampah
- sebel
- seneng2
- solo
- sunset
- surabaya
- teh
- tokobaju
- training
- travel
- ujunggenteng
- ujungkulon
- wedding
- wisuda
- work
- yellow